Serangan thd umat islam

‘Serangan terhadap Islam Direncanakan’

Jum’at, 22 Jun 07 (swaramuslim.net) SURABAYA — Pemberian penghargaan gelar kebangsaan ‘Sir’ oleh Ratu Inggris Elizabeth II kepada penulis buku The Satanic Verses (Ayat-ayat Setan), Salman Rushdie menuai kecaman sejumlah kalangan di Tanah Air. Kecaman antara lain datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, dan Wahid Institut. Pemberian penghargaan kepada Rushdie membuktikan bahwa serangan terhadap Islam direncanakan.

Ketua MUI, KH Amidhan menilai pemberian penghargaan itu dinilai melukai umat Islam itu. “Betapa kecewa umat Islam sedunia terhadap penghargaan semacam ini,” kata Amidhan di Jakarta, Kamis (21/6). Ia mengaku tidak habis mengerti apa yang dimaksud dengan kriteria “ksatria” dari novelis Rushdie itu. Dia mempertanyakan apakah kriterianya karena keberanian Rushdie terhadap tentangan umat Islam dunia.

“Selama ini umat Islam sudah ditindas, diserang, diadu domba, lalu sekarang diprovokasi. Saya tidak tahu maunya apa sebenarnya dunia ini,” katanya.

Salman Rusdhie mendapat kehormatan sebagai salah seorang yang mendapat penghargaan dalam acara Queen Brithday Honor, Sabtu (16/7). Penghargaan itu menjadikan pengarang berusia 59 tahun ini berhak menambahkan ‘Sir’ di depan namanya.

Rushdie menyulut protes di negara-negara Islam di seluruh dunia karena novel The Satanic Verses pada 1989, sehingga mendiang pemimpin spiritual Iran Ayatollah Khomeini memfatwakan hukuman mati baginya karena menghujat Alquran.

imageDirektur Wahid Institute, Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid juga mengecam keras pemberian anugerah kebangsawanan kepada Salman Rushdie.

“Kita menyayangkan sekali dan mengkritik keras atas itu, karena sangat tidak terpuji (karya Rushdie, red) semacam itu,” kata Yenny Wahid di Jakarta, Kamis.

Namun menurut Yenny, meskipun pihaknya menyayangkan langkah Rushdie yang “menjual” agamanya agar menjadi terkenal, tidak ada hak bagi siapa pun untuk mencabut haknya bersuara.

Ketua Umum PBNU KHA Hasyim Muzadi menilai pemberian penghargaan kepada Salman Rusdhie membuktikan serangan pada Islam itu by design (direncanakan). “Kita tersinggung dengan cara itu, tapi umat Islam sebaiknya meyakini bahwa hal itu (penghargaan) merupakan serangan by design (sengaja direncanakan),” ujarnya ketika dikonfirmasi Antara dari Surabaya, Kamis.

Menurut pengasuh Pesantren Mahasiswa Al Hikam, Malang itu, serangan kepada Islam itu dapat dikatakan by design karena dilakukan terus-menerus secara rentetan (rangkaian).

“Saya tidak bisa menunjukkan siapa di balik itu, tapi hal itu tampaknya merupakan konspirasi yang sengaja ingin menampilkan citra Islam yang buruk,” ungkapnya.

Perencanaan itu, kata Hasyim, terlihat dari pelecehan terhadap Islam, Nabi Muhammad SAW, Alquran, masjid/mushala, dan sasaran lain yang memang menggugah emosi mulai dari Indonesia hingga ke luar negeri. Namun, kata mantan cawapres pada Pilpres 2004 itu, umat Islam tidak perlu menanggapinya dengan emosional, karena mereka akan justru bersorak dan masalahnya tidak selesai. (ant )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: