Often Think

Aku Sering Mengira …
Oktober 2005

Aku sering mengira
Doaku sudah sungguh-sungguh
Padahal ternyata masih sepintas lalu
Aku sering mengira
Aku sudah melakukan usaha yang terbaik
Padahal masih bisa kulakukan lima usaha yang lebih baik
Aku sering mengira
Pengetahuanku sudah cukup banyak
Padahal lima buku lagi juga masih bisa kubaca
Aku sering mengira
Kesabaranku sudah maksimal
Padahal lebih sabar lagi juga masih bisa
Aku sering mengira
Ibadahku sudah yang terbaik
Padahal aku bisa membuatnya lebih baik lagi
Aku sering mengira
Aku hampir tak punya dosa
Padahal dosa lisan saja masih banyak
Dan aku sering mengira
Aku sudah lakukan semua yang terbaik
Padahal Tuhan tahu
Aku belum melakukan yang terbaik
Karena Dia tahu siapa sebenarnya diriku
Dan Dia tak akan menyuruh atau membebaniku
Kecuali sesuai dengan kemampuanku yang sebenarnya
I Often Think …

I often think

I did my serious and sincere prayer

But in fact, I did it on the face of it

I often think

I did the best of my efforts

But in fact, I still ca do five better ones

I often think

I have enough knowledge

But in fact, I still can read 5 more books

I often think

My patience reached the utmost

But in fact, I still can be more patient

I often think

I did my best prayer

But in fact, I still can make it better

I often think

I almost have no sins

But in fact, the sins of the tongue are still there

And I often think

I did all my best

But God knows

I haven’t done them yet

Because God Knows who the real I am

And He never asks or orders me

But in accordance with my essential capacity

Akankah Aku?
Januari 2006

Akankah aku berada dalam daftar umatmu

Di hari yang tak akan lagi berakhir

Sedang aku tak merasa bangga menjadi pengikutmu

Akankah aku berada di barisan umatmu

Di hari seorang ayah tidak dapat menolong anaknya

Sedang air mata penyesalan tak pernah menetes di pipi

Akankah aku tersenyum di antara antrian umatmu

Di hari ketika setiap orang menjadi sangat egois

Sedang malam hanya kuhabiskan dengan mimpi-mimpi

Akankah engkau mengenaliku kelak

Di hari engkau bisa memberi syafaat

Sedang namamu jarang aku sebut

Akankah aku kelak disambut senyum dan keramahan

Seperti apa yang engkau dan para sahabatmu dapatkan

Sedang ungkapan cinta kepadamu hanya sepintas lalu

Akankah engkau menyapaku kelak

Dengan senyuman dan cahaya diwajahmu

Sedang shalawatku tak lebih dari sekedar bacaan sholat

Dan kini, yang bisa ku ucap hanyalah …

Ya Nabi Salam ‘Alaika

Ya Rosul Salam ‘Alaika

Ya Habib Salam ‘Alaika

Shalawatullah ‘Alaika

Will I?

Will I be on the list of your followers

On the day that will never end

While I’m not proud of becoming your followers

Will I be in the line of your followers

On the day when father can’t help his son

While I never drop my tears on my cheek

Will I smile among the lines of your followers

On the day when everybody become very selfish

While I spend my nights only with my dreams

Will you recognize me

On the day you can give your syafaat

While your name is far from my lips

Will they welcome me with smile and hospitality

Just like what you and your companions get

While my love words for you are only on the face of it

Will you talk to me later

With your smile and shining face

While my shalawat is not more than what I read in sholat

And now,  what I can say is only …

Ya Nabi Salam ‘Alaika

Ya Rosul Salam ‘Alaika

Ya Habib Salam ‘Alaika

Shalawatullah ‘Alaika

171205 by agung_k_suari@yahoo.com

Saat bermalam di luar rumah
Kita rindu aroma dan kehangatan kamar
Tempat kita merebah dan berleha

Saat berada di kota seberang

Kita rindu keluarga dan saudara

Tempat kita berbagi rasa dan cerita

Ketika bekerja di perantauan

Kita rindu suasana kampung halaman

Tempat bercengkrama bersama teman

Saat berkelana di negeri seberang

Kita rindu pulang ke tanah air

Tempat kita dilahirkan dibesarkan

Saat berada nun jauh di seberang benua

Kita rindu bangsa dan negara tercinta

Tempat kita berbicara bahasa ibu

Saat menjelajah permukaan bulan

Kita pun rindu tuk kembali ke bumi

Tempat menghirup udara dengan bebas

Dan saat berada di alam semesta

Adakah kita rindu kepada Tuhan,

Tempat kita dan segala sesuatu berasal?

Longing

When we sleep outside

We long for the warmth of our room

Where we lie and loaf around

When we are in neighboring city

We long for our family

Where we share feeling & story

When we work in other city

We long for the atmosphere of our village

Where we chat with our friends

When we are in neighboring country

We long for our fatherland

Where we were born and grown-up

When we are in other continent

We long for our country

Where we speak our mother tongue

When we walk on the moon

We long for our earth

Where we breathe freely

And when we are in this universe

Do we long for our God,

Where we and everything come from?

By Agung 130905

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: